Banyak orang menganggap desa sebagai wilayah dengan keterbatasan peluang kerja. Namun, kenyataannya desa menyimpan banyak potensi usaha. Ibu rumah tangga di desa dapat memulai usaha sampingan dengan modal kecil, bahkan ada yang bisa berjalan tanpa modal sama sekali. Lingkungan yang tenang, komunitas yang solid, dan kebutuhan lokal yang terus meningkat menciptakan peluang besar untuk berbisnis.
Selain itu, perkembangan teknologi juga memudahkan ibu rumah tangga untuk mengelola usaha dari rumah. Internet kini sudah menjangkau banyak desa sehingga bisnis online bisa berkembang dengan cepat. Dengan memanfaatkan teknologi, ibu rumah tangga tidak hanya menambah penghasilan keluarga tetapi juga ikut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian desa.
Manfaat Memulai Usaha Sampingan di Desa

Memulai usaha sampingan di desa memberi banyak keuntungan. Pertama, usaha tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri karena ibu rumah tangga ikut berperan dalam finansial keluarga. Kedua, usaha sampingan dapat dilakukan tanpa mengganggu peran utama sebagai pengurus rumah tangga karena jadwal kerja bisa diatur lebih fleksibel.
Lebih lanjut, usaha sampingan juga menjadi sarana untuk menambah keterampilan baru. Misalnya, ibu rumah tangga yang berjualan online akan belajar tentang pemasaran digital, manajemen stok, serta layanan pelanggan. Dengan demikian, keterampilan ini menjadi bekal berharga untuk mengembangkan usaha di masa depan.
Contoh Nyata Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga di Desa
1. Produksi Kue dan Jajanan Tradisional

Tokopedia menjadi wadah penjualan yang ideal untuk produk kuliner tradisional. Banyak konsumen di kota mencari jajanan khas desa sehingga peluang pasarnya luas.
Detail Informasi:
Ibu rumah tangga dapat memanfaatkan keterampilan memasak untuk membuat jajanan seperti onde-onde, klepon, atau kue basah. Bahan bakunya mudah ditemukan di desa dan proses produksinya bisa dijalankan di rumah.
Manfaat:
Kue tradisional selalu memiliki pasar karena digemari oleh berbagai kalangan. Selain itu, usaha ini fleksibel karena bisa dimulai dalam skala kecil lalu diperbesar sesuai permintaan.
Use Case:
Produk ini memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin menikmati makanan khas desa dengan kualitas rumahan. Dengan pemasaran online, produk dapat menjangkau pembeli dari luar daerah.
Cara Membeli / Memulai:
Mulailah menjual produk melalui Tokopedia atau tawarkan di pasar lokal desa.
2. Menjadi Reseller Produk Fashion Muslimah

Shopee menawarkan berbagai produk fashion yang bisa dijual kembali melalui sistem reseller tanpa perlu stok barang.
Detail Informasi:
Fashion muslimah seperti gamis, hijab, dan mukena memiliki permintaan tinggi. Ibu rumah tangga cukup mempromosikan produk melalui media sosial atau WhatsApp tanpa menyimpan stok.
Manfaat:
Reseller fashion cocok karena tren fashion selalu berubah dan permintaannya stabil. Dengan sistem dropship, bisnis ini bisa berjalan tanpa modal besar.
Use Case:
Produk ini membantu masyarakat desa mendapatkan pilihan busana berkualitas dengan harga terjangkau tanpa harus pergi ke kota.
Cara Membeli / Memulai:
Daftarkan diri Anda pada program reseller Shopee lalu pilih produk sesuai target pasar.
3. Membuka Warung Kopi Kecil di Rumah

Blibli menyediakan perlengkapan dapur dan kopi untuk memulai usaha warung sederhana.
Detail Informasi:
Warung kopi kecil bisa dibuka di halaman rumah dengan modal terjangkau. Kopi bubuk lokal yang mudah ditemukan di desa dapat dijadikan menu utama.
Manfaat:
Usaha ini mampu menciptakan tempat berkumpul bagi warga desa. Selain menambah pemasukan, warung kopi juga mempererat interaksi sosial antarwarga.
Use Case:
Warung kopi menjawab kebutuhan masyarakat desa yang ingin tempat nyaman untuk berbincang sambil menikmati minuman hangat.
Cara Membeli / Memulai:
Belilah perlengkapan sederhana di Blibli untuk memulai warung dari rumah.
4. Beternak Ayam Kampung Skala Rumah Tangga

Tokopedia menawarkan perlengkapan peternakan sederhana, mulai dari pakan hingga kandang mini.
Detail Informasi:
Ibu rumah tangga bisa memulai beternak ayam kampung dengan beberapa ekor saja. Permintaan akan daging ayam kampung terus meningkat, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun acara desa.
Manfaat:
Usaha ini mudah dijalankan dan hasilnya beragam, mulai dari telur hingga daging. Bahkan kotorannya bisa diolah menjadi pupuk organik.
Use Case:
Beternak ayam kampung membantu memenuhi kebutuhan protein masyarakat desa sekaligus mendukung usaha pedagang makanan lokal.
Cara Membeli / Memulai:
Siapkan perlengkapan dasar dari Tokopedia lalu mulai beternak dalam skala kecil.
5. Membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Alam

Etsy adalah platform internasional yang terkenal dengan produk handmade, cocok untuk memasarkan kerajinan tangan dari desa.
Detail Informasi:
Bahan alam seperti bambu, batok kelapa, atau daun kering bisa diolah menjadi kerajinan seperti anyaman, tas, dan dekorasi rumah.
Manfaat:
Kerajinan tangan memiliki nilai jual tinggi terutama bila dipasarkan ke luar negeri. Selain menghasilkan uang, usaha ini juga melestarikan budaya lokal.
Use Case:
Produk kerajinan dari desa menawarkan dekorasi unik untuk rumah masyarakat urban yang menyukai nuansa tradisional.
Cara Membeli / Memulai:
Daftarkan produk handmade Anda di Etsy untuk menjangkau pasar global.
Bagaimana Teknologi Membantu Usaha Sampingan di Desa?
Insert image of the product form.t
Teknologi digital membuat usaha sampingan semakin mudah berkembang. WhatsApp, Facebook, dan Instagram memberi akses promosi gratis dengan jangkauan pasar yang luas. Lebih lanjut, marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Blibli mempermudah transaksi tanpa tatap muka. Dengan demikian, ibu rumah tangga di desa bisa bersaing dengan pelaku usaha dari kota.
FAQ
1. Apakah usaha sampingan di desa membutuhkan modal besar?
Tidak. Banyak usaha dapat dimulai dengan modal kecil, bahkan ada yang bisa dijalankan tanpa modal seperti menjadi reseller atau penulis lepas.
2. Bagaimana cara memilih usaha sampingan yang cocok untuk ibu rumah tangga?
Pilih usaha sesuai minat dan keterampilan. Sesuaikan juga dengan kebutuhan masyarakat sekitar agar produk atau jasa lebih mudah diterima.
3. Apakah usaha di desa bisa dipasarkan ke luar negeri?
Bisa. Dengan platform seperti Etsy atau media sosial, produk kerajinan desa dapat menjangkau pasar internasional.

